Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW). Suspensi terhadap saham KARW ini dilakukan pada perdagangan Senin (19/2).

Suspensi ini sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham KARW. Juga, suspense dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia menyebut, Penghentian sementara perdagangan KARW dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar.

“Untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SURI,” tulis Yulianto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (19/2).

Berdasarkan pantauan Kontan.co.id, dalam sepekan saham KARW menguat 20,72%. Dalam sebulan, saham emiten penyedia jasa Pelabuhan ini melesat 168%.

Kenaikan saham KARW ini tidak terlepas dari aksi entitas Meratus Group melalui Saranakelola Investa yang mengakuisisi mayoritas saham saham KARW. Saranakelola Investa melaporkan telah membeli sebanyak 40,83 juta saham KARW pada 23 Januari 2024.

Jumlah ini setara dengan 80,19% saham KARW yang beredar. Harga pembelian yang disepakati adakah Rp 66 per saham. Saranakelola Investa mencaplok saham KARW dari ICTSI Far East Ltd selaku pengendali saham yang lama.

Terhitung sejak tanggal 1 Februari 2024, Saranakelola Investa telah efektif menjadi pengendali baru KARW. Oleh sebab itu, PT Saranakelola Investa akan melakukan mandatory tender offer terhadap saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW).

“Untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SURI,” tulis Yulianto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (19/2).

Berdasarkan pantauan Kontan.co.id, dalam sepekan saham KARW menguat 20,72%. Dalam sebulan, saham emiten penyedia jasa Pelabuhan ini melesat 168%.

Kenaikan saham KARW ini tidak terlepas dari aksi entitas Meratus Group melalui Saranakelola Investa yang mengakuisisi mayoritas saham saham KARW. Saranakelola Investa melaporkan telah membeli sebanyak 40,83 juta saham KARW pada 23 Januari 2024.

Jumlah ini setara dengan 80,19% saham KARW yang beredar. Harga pembelian yang disepakati adakah Rp 66 per saham. Saranakelola Investa mencaplok saham KARW dari ICTSI Far East Ltd selaku pengendali saham yang lama.

Terhitung sejak tanggal 1 Februari 2024, Saranakelola Investa telah efektif menjadi pengendali baru KARW. Oleh sebab itu, PT Saranakelola Investa akan melakukan mandatory tender offer terhadap saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW).

Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bergerak-liar-bei-suspensi-saham-pt-ictsi-jasa-prima-karw

0 0 votes
Stock Rating