PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) menargetkan pendapatan atau revenue meningkat sebesar 20%-30% secara year on year (yoy) pada 2024, setelah resmi mencatatkan saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/1). 

“Pendapatan kami targetkan ada peningkatan 20%-30% yoy. Sedangkan laba juga kami targetkan bisa naik 4%-5% di tahun ini 2024 ini,” ujar Direktur Utama CGAS Andika Purwonugroho dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (8/1). 

Berdasarkan prospektus, tercatat hingga 30 Juni 2023, CGAS mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 182,6 miliar. Angka ini turun 15% dari periode sama di tahun 2022 sebesar Rp 215,01 miliar.

Sedangkan, laba bersih yang dicatatakan hingga Juni 2023 senilai Rp 4,6 miliar. Laba tersebut juga menyusut 47% dari periode sama di tahun 2022 sebesar Rp 8,83 miliar.

Andika mengatakan, CGAS menargetkan laba bersih bisa meningkat sampai 10 kali lipat untuk lima tahun ke depan, dibandingkan tahun 2022 lalu. CGAS menargetkan penjualan mencapai Rp 1 triliun untuk lima tahun ke depan, atau meningkat empat kali lipat dibandingkan tahun 2023

Dalam IPO ini, CGAS melepas saham sebanyak 531,42 juta saham bernilai nominal Rp 50 per saham atau setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh CGAS.

Sementara untuk harga penawaran saham perdana dibanderol sebesar Rp 338 per saham. Dengan begitu, CGAS memeroleh dana segar dari IPO senilai Rp 179,62 miliar.

Pada aksi korporasi ini, manajemen CGAS menunjuk PT Pilarmas Investindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Andika menjelaskan, keputusan melakukan IPO ini sebagai langkah CGAS untuk peningkatan kapasitas pendanaan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan dan menguatkan stabilitas keuangan. 

Ia menyebutkan, sebesar 90% dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan sebagai dana belanja modal (capex) untuk membangun LNG station di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2. Sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk modal kerja. 

Sementara itu, dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I juga akan digunakan sebagai modal kerja CGAS.

Andika bilang, pencatatan saham CGAS di BEI merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas pendanaan, ekspansi usaha, tata kelola dan prinsip keterbukaan Perseroan secara lebih baik sebagai perusahaan publik.

“Sehingga upaya ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi stakeholder CGAS,” kata Andika. 

Menurutnya, pengembangan bisnis CGAS juga sejalan dengan program pemerintah terkait transisi energi yang memprioritaskan gas alam sebagai sumber energi dengan tingkat emisi yang lebih rendah dibanding bahan bakar minyak (BBM).

Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/citra-nusantara-gemilang-cgas-targetkan-pendapatan-bisa-naik-30-pasca-ipo

0 0 votes
Stock Rating