Sejumlah direksi dan dewan komisaris PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali memborong saham emiten blue chip tersebut. Pembelian dilakukan pada tanggal 21-22 Maret 2024 dengan total saham yang diborong sebanyak 1.676.879 saham BBCA.

Mengutip keterbukaan informasi, Presiden Komisaris BCA Djohan Emir Setijoso tercatat memborong 214.145 unit dengan harga Rp10.107,66 per saham pada 22 Maret 2024. Total dana yang digelontorkan sebesar Rp2,16 miliar.

Dengan harga yang sama dan tanggal transaksi yang sama, Direktur BCA Frengky Chandra Kusuma tercatat memborong sebanyak 216.935 saham BBCA dan Direktur BCA Rudy Susanto menambah koleksi kepemilikan sahamnya sebesar 389.679 saham. Masing-masing mengeluarkan dana sebesar Rp2,19 miliar dan Rp3,93 miliar.

Kemudian Direktur BCA Subur Tan memborong sebanyak 359.115 saham, lantas nilai transaksi sebesar Rp3,63 miliar

Sementara itu, Head of ESG BCA Lianawaty Suwono memborong sebanyak 245.200 saham BBCA dengan harga Rp10.175,00 pada 21 Maret 2024 dan sebanyak 245.800 dengan harga Rp10.150,00. Total nilai transaksi sebesar Rp2,49 miliar dan Rp2,49 miliar.

Pada tanggal 22 Maret 2024, ia kembali membeli sebanyak 251.805 dengan harga Rp10.107,66, dengan total nilai transaksi sebesar Rp2,54 miliar. Dengan begitu, Lianawaty telah menggelontorkan sebanyak Rp7,52 miliar.

Adapun Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BCA telah menyepakati pembagian dividen Rp270 per saham atau atau setara 68,35% dari total laba bersih BCA tahun 2023 yang mencapai Rp48,64 triliun. Adapun total laba yang dialokasikan untuk dividen mencapai Rp 33,28 triliun.

Angka Rp270 per saham tersebut, telah termasuk Rp42,5 per saham yang telah dibayarkan kepada investor dalam bentuk dividen interim 20 Desember 2023 lalu, dengan Rp227,5 per saham akan dibayarkan dalam bentuk dividen final oleh perusahaan. Artinya pemegang 1 lot saham BBCA hingga akhir cum date berhak untuk memperoleh dividen senilai Rp22.750.

Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen (Record Date) jatuh pada hari ini, 26 Maret 2024. Sementara Tanggal Pembayaran Dividen Tunai jatuh pada 4 April 2024.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20240326095032-17-525419/direksi-dan-komisaris-bca-borong-saham-lagi-kali-ini-167-juta-lembar

0 0 votes
Stock Rating