Kinerja saham bank digital dan bank-bank kecil (bank mini) dinilai belum memuaskan jika dihitung sepanjang tahun ini. Namun menjelang berakhirnya 2023, saham-saham bank digital mulai bangkit karena ditopang oleh prospek berakhirnya era suku bunga tinggi pada tahun depan.

Dari saham-saham bank digital, hanya satu saham yang berhasil membukukan kinerja yang positif. Sedangkan sisanya masih membukukan kinerja yang negatif

Berikut kinerja saham bank digital sepanjang tahun ini.

Saham PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menjadi satu-satunya saham bank digital yang sukses bangkit dari awal tahun ini hingga sesi I hari ini. Saham AMAR secara periode berjalan (year-to-date/YTD) berhasil melejit 36,75%. Adapun pada sesi I hari ini saham AMAR cenderung stagnan di harga Rp 320/saham.

Bangkitnya saham AMAR disebabkan karena perseroan kini berfokus pada strategi mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mendongrkak kinerja bisnis sepanjang kuartal IV-2023.

Presiden Direktur Bank Amar Indonesia, Vishal Tulsian menjelaskan bahwa strategi itu telah terbukti membawa dampak positif dari sisi konsistensi pertumbuhan kinerja keuangan selama setahun belakangan.

AMAR mencatatkan kenaikan pendapatan bunga bersih yang konsisten, mencetak pertumbuhanlaba bersih,hingga mempertahankan penyaluran kredit yang stabil, kendati menghadapi kondisi ekonomi makro yang terbilang menantang.

Sebagai contoh, dalam penyaluran kredit, AMAR fokus memperkuat platform Tunaiku. Berkat platform khusus layanan pinjaman digital itu, pertumbuhan kredit AMAR meningkat menjadi sebesar Rp2,5 triliun, naik 10,63% secara kuartal dan tumbuh 15,56% secara tahunan.

Vishal mengungkap bahwa mayoritas pelanggan pinjaman digitalnya itu merupakanmicro entrepreneur berbasis di Jabodetabek dan Surabaya, dalam rangka kredit modal kerja. AMAR pun tengah mencoba berekspansi ke segmen serupa dari kota/kabupaten Tier II dan III pada akhir tahun ini.

Sekadar info, aplikasi Amar Bank dan inovasi brankas meningkatkan pertumbuhan rasio CASA perseroan. Pertumbuhan rasio CASA secara tahunan (yoy) turut meningkat hingga 24,21%.

Pertumbuhan CASA yang konsisten diharapkan dapat menurunkan Cost of Funds (CoF) Amar Bank secara berkala.Keberhasilan strategi Amar Bank untuk mengurangi high-cost funds tercermin dari aplikasi perbankan digital Amar Bank, yang sudah diunduh lebih dari 500.000 kali.

Selain itu, fitur tabungan digital terbaru Brankas dari Amar Bank, sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan perlindungan penuh pada aset nasabah, juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan CASA.

Di lain sisi, kinerja saham bank mini juga belum sepenuhnya pulih. Sepanjang tahun ini, mayoritas saham bank mini juga masih terkoreksi. Hanya empat saham bank mini yang sudah berhasil mencetak kinerja saham yang positif.

Berikut kinerja saham bank mini sepanjang tahun ini.

Adapun tantangan yang masih memberatkan saham-saham bank digital dan bank mini yakni tingkat suku bunga yang tinggi, membuat saham-saham bank digital dan bank mini cenderung kesulitan untuk menyalurkan kreditnya.

Namun menjelang akhir tahun, saham-saham bank digital dan bank mini sudah mulai bangkit seiring adanya prospek berakhirnya era suku bunga tinggi.

Apalagi, adanya fenomena window dressing dan tahun Pemilu juga dapat menggairahkan kembali saham-saham perbankan, termasuk bank-bank mini.

Adapun window dressing sendiri adalah strategi yang digunakan oleh para Manajer Investasi untuk memperindah portofolio sahamnya sebelum di presentasikan ke pemegang saham atau klien.

Para Manajer Investasi biasanya mulai melirik saham perbankan di akhir tahun karena secara historis, pergerakan saham perbankan cenderung positif pada akhir tahun.

Sudah ada window dressing, ditambah pula adanya masa kampanye dan Pemilu juga dapat menggairahkan saham perbankan. Secara historis, setidaknya selama dua kali Pemilu sebelumnya, saham perbankan cenderung cerah karena perputaran uang beredar cenderung meningkat.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20231219125452-17-498536/intip-kinerja-bank-digital-bank-mini-juaranya-bikin-kaget

0 0 votes
Stock Rating