Bursa Efek Indonesia (BEI) ‘menggembok’ sementara saham emiten jasa komunikasi PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) pada perdagangan Kamis (29/2/2023). Suspensi ini dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif pada saham FORU.

“PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 29 Februari 2024 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih la jut,” kata BEI dalam keterangan resminya, Kamis (29/2/2023).

Mengutip RTI Business, saham FORU terpantau sudah bergerak naik 44,64% dalam sepekan terakhir. Bahkan, BEI mengumumkan saham FORU masuk dalam pemantauan pada 7 Februari 2024, karena adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Dalam sebulan terakhir, FORU sudah meroket 175,51%. FORU terakhir ditutup terapresiasi 9,46% ke posisi 810 per saham.

BEI pun meminta para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Fortune Indonesia.

Untuk diketahui, saham FORU mayoritas dimiliki yakni PT Karya Citra Prima yang merupakan bagian dari Rajawali Group yang dinakhodai pengusaha nasional Peter Sondakh.


Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20240229152158-17-518641/meroket-17151-saham-emiten-iklan-peter-sondakh–foru–digembok-bei

0 0 votes
Stock Rating