Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,14%, meski hampir sepanjang hari bergerak dalam zona negatif, Rabu (9/3). Membawa IHSG rebound ke level 6.776,37.

Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto menyoroti bursa global bergerak variatif, rata-rata ditutup tidak jauh dari posisi penutupan sebelumnya. Sell off atas kepanikan yang terjadi pada perdagangan hari Selasa lalu pasca pernyataan Hawkish Powell tampak mereda.

Pasar akan menantikan data klaim pengangguran dan inflasi pekan depan untuk memperkirakan sejauh mana langkah The Fed dalam mengendalikan inflasi. Dari bursa komoditas terpantau masih kompak bergerak melemah sehingga dapat membebani langkah sektor pertambangan.

IHSG sempat tertekan mencapai level 6.728, namun menunjukkan adanya perlawanan terutama menjelang penutupan.

“Meskipun belum cukup meyakinkan untuk mengkonfirmasi pembalikan arah trend bearish jangka pendeknya,” terang Pandhu, Kamis (9/3).

Sentimen dari intermarket relatif netral, tekanan jual tampak mereda seperti yang terjadi pada IHSG. Menurut Pandhu, harga komoditas yang terus merosot perlu mendapat perhatian.

Sebab kondisi itu dapat memicu pelemahan kurs rupiah seiring menyusutnya nilai ekspor komoditas yang selama dua tahun ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian.

Pandhu memperkirakan support IHSG hari ini ada di area 6.728 dan resistance pada 6.820.

Berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Kamis (9/3):

1. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

Rekomendasi: Buy mencermati harga Rp 400 – Rp 426.
Target: Rp 470 – Rp 515
Stoploss: Rp 390.

2. PT WIR Asia Tbk (WIRG)

Rekomendasi: Buy mengamati harga Rp 153 – Rp 168
Target: Rp 197 – Rp 244
Stoploss: Rp 145.

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Rekomendasi: Buy memperhatikan harga Rp 8.350 – Rp 8.575
Target: Rp 8.950 – Rp 9.400
Stoploss: Rp 8.200.

 

Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/rekomendasi-saham-ssia-wirg-bbca-dari-investindo-nusantara-sekuritas-kamis-93

0 0 votes
Stock Rating